Jalan-jalan bersama bule Aussie: Menyusuri Bridport Walking Track


There’s nowhere else you can walk through ancient forests, pay respect to the traditional owners, enjoy river landscapes, relax on secluded beaches, discover the history of a unique foreshore, delight in abundant native wildflowers and all within easy reach of a welcoming seaside village (Anonymous)

Tasmania dikenal sebagai salah satu tempat yang memiliki udara terbersih di dunia (jika tidak percaya cekidot di sini). Oleh karena itu, jalan-jalan di Tasmania merupakan sesuatu yang menyenangkan dan menyehatkan tentunya. Selain itu, jalan-jalan juga menjadi sarana untuk mencari insipirasi sekaligus menemani suasana yang sepi di hati.

Mengawali perjalanan

Mengawali perjalanan

Jalan-jalan yang dimaksud di sini bukanlah istilah secara harfiah, tapi dalam artian yang sebenarnya, yaitu berjalan menggunakan kedua kaki. Berjalan kaki menyusuri pegunungan maupun pantai merupakan salah satu kegiatan yang menyenangkan. Indahnya panorama alam, dibalut dengan lukisan awan yang cantik juga udara yang segar, sejuk dan hangat mencetak kesan yang menyenangkan.

Pengalaman jalan-jalan bersama bule Australia (orang lokal Aussie) merupakan pengalaman yang unforgettable alias tak terlupakan. Sayang kalau pengalaman ini tidak diceritakan dan hanya terpendam di pikiran, bukan saja menjadi sarang memori dalam perjalanan diri, tetapi juga penghambat dialektika dalam mencari inspirasi bagi teman-teman yang ingin merasakan studi dan belajar sambil berekreasi.

Rute perjalanan

Rute perjalanan

Pengalaman jalan-jalan (jalan kaki) pertama saya adalah ketika menyusuri kota kecil Bridport yang terletak di sebelah timur laut Tasmania, tepatnya di Bridport Walking Track. Bridport walking track merupakan jalur trekking yang unik, tapi cukup mudah untuk dilalui oleh orang tua maupun anak-anak (easy level of difficulty). Jalur yang ditempuh dalam perjalanan ini kurang lebih 11 km.

Di sepanjang perjalanan, kita dapat merasakan pemandangan yang berbeda dan menyejukkan mata, mulai dari pemukiman tradisional Australia, sungai, hutan, bunga hutan hingga hamparan pantai. Pepohonan yang rindang dan rimbun serta jurang dan tebing di sisi kiri dan terkadang kanan juga menemani sepanjang perjalanan.

Bersama (ki-ka) Chris, Robert, John, Thuat, Ken dan Peter.

Bersama (ki-ka) Chris, Robert, John, Thuat, Ken dan Peter.

Selain itu, kawasan hutan yang beriklim sedang (temperate) ini juga banyak ditumbuhi pohon Eucalyptus atau yang biasa disebut gum tree, yang mampu tumbuh besar dan mencapai tinggi hingga 90 meter. Pohon-pohon ini merupakan vegetasi dominan di hutan-hutan Tasmania, dimana mereka hanya tumbuh di daerah yang dingin dan dengan ketinggian tertentu di atas permukaan laut. Swamp gum dan stringy bark juga merupakan jenis pohon yang banyak dijumpai di hutan ini.

Relaxing at Bridport beach

Relaxing at Bridport beach

Perjalanan menyusuri hutan dengan pohon-pohon yang tinggi pun berakhir. Hamparan pasir dan laut biru menyambut kami. Bridport beach, pantai yang indah (mirip-mirip dengan pantai-pantai di Bangka Belitung maupun Kepulauan Riau), namun dengan kontur dan bentuk batuan yang berbeda. Kami pun melepas lelah dengan berteduh di pinggir pantai. Cuaca waktu itu memang cukup panas karena memang sedang summer.

Bridport beach Tasmania (Source: http://www.bridportholidaypark.com.au/attractions)

Bridport beach Tasmania (Source: http://www.bridportholidaypark.com.au/attractions)

Kemudian, timbullah keinginan untuk berenang. Kesempatan ini pun tidak disia-siakan. Berenang sambil rileks di tepi pantai merupakan idaman bagi hampir semua orang bukan? Akan tetapi, apa yang dirasakan ternyata jauh berbeda dengan apa yang diharapkan. Air lautnya nya duiinngiin puol mann…, sangat berkebalikan dengan suasana pantai yang panas. FYI, meskipun pada musim panas, suhu air laut di Tasmania lumayan dingin dengan rata-rata 12-17oC. Kebayang kan dinginnya? Berani mencoba?!

Ditulis oleh I Nyoman Budi Satriya

Advertisements

Leave a Message

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s