Tasmania..study hard play harder..:)


A story from alumni of University of Tasmania, Kurniati Umrah Nur.

Akainoawabi

“Tasmania itu banyakan dombanya lo daripada penduduknya”

Pernyataan di atas adalah satu dari sekian banyak statement-statement yang cukup menciutkan nyali dari teman-teman sekelas saya di EAP program di Denpasar, ketika saya memutuskan untuk menempatkan University of Tasmania pada posisi pertama dalam formulir pilihan universitas di Australia tempat kami ingin menuntut ilmu.

Harus aku akui, sangat sedikit mahasiswa Indonesia yang “berani” kuliah di University of Tasmania (UTAS), dan untuk tahun pemberangkatan januari 2012, hanya ada 2 orang mahasiswa Indonesia penerima beasiswa ADS yang “memberanikan” diri kuliah di UTAS, aku dan seorang kawan, dan total mahasiswa Indonesia di UTAS sekarang ini (Launceston campus) hanya 6 orang , karena itu kami gak punya PPIA cabang Tasmania atau Indonesian Student Association lainnya heheheh. Ada beberapa alasan yang melatar belakangi keengganan mahasiswa kita untuk menuntut ilmu di Island State of Australia ini. Pertama mungkin karena lokasinya yang terpisah dengan daratan utama Australia sehingga memberi kesan…

View original post 1,152 more words

Leave a Message

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s